YAYASAN ALFAQIH MUSLIM NUSANTARA ( AL
MUNAA )
Jalan Gelora H2 No 13 RT 01 RW 07 Kel.
Cipondoh Makmur Kec. Cipondoh
Kota
Tangerang – Banten
A. LANDASAN DASAR
" YAYASAN AL FAQIH MUSLIM NUSANTARA ( AL MUNAA ) " Adalah
sebuah Yayasan Islam yang bercita-cita mencerdaskan umat menuju terciptanya
sebuah generasi dan kaderisasi seorang Muslim yang memahami karakteristik Islam
yang ada di Indonesia yaitu islam yang berwawasan maju ke depan, berpola pikir
moderat dan toleran dengan tetap berpegang teguh kepada Al Qur'an dan Sunnah
Rosullullah SAW " ’Ala Ahsunnah Wal Jama'ah ", juga mempunyai
kepekaan sosial yang tinggi terhadap lingkungan sebagai ikhtiar untuk membaguskan
dua hubungan baik Vertikal atau hubungan Horizontal yang lebih dikenal dengan
" Hablum Minnallah wa hablum minnannaas".
B. SEKRETARIAT YAYASAN
Yayasan AL MUNAA mempunyai Kantor
Sekretariat di Jalan Gelora Blok H2 No.13 RT 01 RW 07 Kel. Cipondoh Makmur – Kec.
Cipondoh kota Tangerang BANTEN.
C. LATAR BELAKANG YAYASAN
Yayasan ALMUNAA sesuai dengan
namanya adalah sebuah yayasan yang terlahir dari sebuah impian dan renungan
panjang juga keingginan yang kuat dari sekelompok kaum muslimin yang tergabung
dalam majlis Ta'lim "
TANBIIGHUL GHOOFILIIN " yang berkhidmad ( mendedikasikan )
keilmuan dan kemampuan yang berbeda-beda yang dimiliki oleh pribadi
masing-masing jamaahnya agar tercipta sebuah wadah atau lembaga yang dapat
menjadi tempat untuk saling mudzakaroh ( mengingatkan ) tentang
pentingnya ALQUR'AN yang
harus di kuasai oleh pribadi - pribadi muslim dan juga semua disiplin ilmu
agama islam lainnya, serta mempunyai nilai-nilai manfaat untuk umat dalam semua
aspek kehidupan.
wadah ini diharapkan sebagai deposit
dan ladang amal ibadah untuk semua yang terlibat di dalamnya baik secara langsung
maupun tidak langsung, sekaligus menjadi " Safinanun najah ( perahu
keselamatan " di dunia dan akhirat.
D.
DASAR PEMIKIRAN
Keingian mendirikan
Yayasan “ AL MUNAA “ adalah jihad untuk mensyiarkan agama Islam dalam rangka
meraih keridhoan Allah SWT serta mengharapkan syafaat dari Baginda Agung
Rosulullah SAW, sekaligus untuk belajar memahami dan mengamalkan nilai-nilai
yang terkandung di dalam Firman Allah SWT dan tuntunan Rosulullah SAW serta
butiran – butiran hikmah dan maudhoh hasanah para Salafusshoolihiin juga para
alim ulama dan guru – guru yang dengan penuh keikhlasan mengajarkan ilmu kepada
kami, sebagaimana tersebut di bawah ini :
1.
Firman – firman Allah SWT.
a. Alqur’an
Surat Al Kahfi 1-110 ayat
b. Alqur’an
surat Muhammad ayat : 7
يَا
أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ
أَقْدَامَكُم
Hai
orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan
menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.
c. Alqur’an
Surat Attaubah ayat : 122
وَمَا كَانَ
الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً ۚ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ
مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا
رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ
Tidak sepatutnya bagi mukminin itu
pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan
di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang
agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali
kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.
d.
Alqur’an Surat AL Mujadilah ayat :
11
يَا أَيُّهَا
الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا
يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ
الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ
بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Hai
orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam
majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu.
Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya
Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang
yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa
yang kamu kerjakan.
e.
Alqur’an Surat Ali Imron : 164
لَقَدْ مَنَّ
اللَّهُ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ إِذْ بَعَثَ فِيهِمْ رَسُولًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ
يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ
وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِين
Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang
beriman ketika Allah mengutus diantara mereka seorang rasul dari golongan
mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan
(jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah. Dan
sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu, mereka adalah benar-benar dalam
kesesatan yang nyata.
f. Alqur’an
Surat Anni’sa : 9
وَلْيَخْشَ
الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ
فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
Dan hendaklah takut kepada Allah
orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang
lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu
hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan
perkataan yang benar.
g. Alqur’an
Surat Al Baqarah : 249
فَلَمَّا فَصَلَ
طَالُوتُ بِالْجُنُودِ قَالَ إِنَّ اللَّهَ مُبْتَلِيكُمْ بِنَهَرٍ فَمَنْ شَرِبَ
مِنْهُ فَلَيْسَ مِنِّي وَمَنْ لَمْ يَطْعَمْهُ فَإِنَّهُ مِنِّي إِلَّا مَنِ
اغْتَرَفَ غُرْفَةً بِيَدِهِ ۚ فَشَرِبُوا مِنْهُ إِلَّا قَلِيلًا مِنْهُمْ ۚ
فَلَمَّا جَاوَزَهُ هُوَ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ قَالُوا لَا طَاقَةَ لَنَا
الْيَوْمَ بِجَالُوتَ وَجُنُودِهِ ۚ قَالَ الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُمْ
مُلَاقُو اللَّهِ كَمْ مِنْ فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ
اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ مَعَ الصَّابِرِينَ
Maka
tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia berkata: "Sesungguhnya Allah
akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum
airnya; bukanlah ia pengikutku. Dan barangsiapa tiada meminumnya, kecuali
menceduk seceduk tangan, maka dia adalah pengikutku". Kemudian mereka
meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan
orang-orang yang beriman bersama dia telah menyeberangi sungai itu, orang-orang
yang telah minum berkata: "Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk
melawan Jalut dan tentaranya". Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan
menemui Allah, berkata: "Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat
mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta
orang-orang yang sabar".
2.
Hadits – hadits Rosullullah.
-
“ Barang siapa yang di kehendaki Allah
menjadi orang yang baik maka dia akan diberikan kefahaman dalam masalah –
masalah agama “
-
“ Sebaik – baiknya manusia adalah mereka
yang paling banyak memberikan nilai – nilai manfaat kepada manusia yang lain “
-
“ Barang siapa yang menenpuh jalan untuk
mencari ilmu maka Allah akan memudahkan jalannya menuju Syurga “
-
“ Apabila anak Adam telah meninggal
dunia maka terputuslah semua amal ibadahnya kecuali 3 perkara, shodaqoh
jariyah, ilmu yang bermanfaat, anak sholeh yang selalu mendoakannya “
3.
Makalah Ulama
-
“ Barang siapa yang mencari sesuatu
dengan sungguh – sungguh maka ia akan mendapatkannya “
-
“ Barang siapa belajar tanpa bimbingan seorang
guru maka syaithonlah yang menjadi gurunya “
-
“ Sesuatu yang benar tanpa terorganisisr
dapat dikalahkan oleh sesuatu yang bathil ( salah ) tapi terorganisir”